CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS

Selasa, 16 Juni 2009

Cadangan Gas Bumi RI Tercatat 112,47 TSCF





JAKARTA - Cadangan gas bumi yang dimiliki Indonesia saat ini jauh lebih besar jika dibandingkan dengan minyak bumi. Namun pemanfaatan gas bumi pada sektor rumah tangga masih jauh dibandingkan dengan minyak tanah.

Konsumsi minyak tanah sektor rumah tangga mencapai 17,35 persen sedangkan gas bumi hanya 0,05 persen. Hal tersebut terungkap berdasarkan data yang dilansir dari situs resmi Departemen ESDM, di Jakarta, Senin (8/6/2009).

Menurut data cadangan per 1 Januari 2008, cadangan minyak bumi terbukti mencapai 3.747,50 MMSTB, potensial 4.471,72 MMSTB sehingga total keseluruhan 8,219.22 MMSTB. Sedangkan cadangan gas bumi terbukti sebesar 112,47 triliun standar cubic feet (TSCF), dan potensial 57,60 TSCF sehingga total keseluruhan mencapai 170.07 TSCF.

Beban subsidi untuk minyak tanah di 2008 mencapai Rp48,2 triliun dan untuk mengurangi beban subsidi tersebut maka diperlukan upaya peningkatan pemanfaatan LPG dan gas bumi.

Sejak dimulainya program konversi minyak tanah ke LPG di 2007, permintaan LPG terus mengalami peningkatan hingga mencapai sembilan kali lipat. Kesuksesan program konversi ini telah menghemat subsidi hingga 50 persen.

Selain itu, tahun ini daerah yang direncanakan akan dikonversi antara lain Nangroe Aceh Darussalam (NAD), Sumatra Utara, Riau, Sumatra Selatan, Lampung, DKI, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY, Bali, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan.

Untuk program gas kota, pemerintah akan mengembangkan gas kota di beberapa wilayah seperti, NAD, Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Papua dan saat ini yang sudah memasuki tahap konstruksi yaitu, Palembang dan Surabaya.

Pemerintah Tawarkan 24 Wilayah Kerja Migas



JAKARTA - Pemerintah melalui Departemen Energi dan Sumber Daya Alam (DESDM) berencana untuk menawarkan wilayah kerja (WK) baru minyak dan gas bumi dalam dua periode di 2009 ini.

Hal ini diungkapkan Kepala Biro Hukum dan Humas Sutisna Prawira seperti dikutip dari situs resmi ESDM, di Jakarta, Selasa (16/6/2009), untuk periode I-2009 akan ditawarkan 24 WK migas baik melalui lelang reguler maupun penawaran langsung.

Wilayah kerja yang ditawarkan pada penawaran wilayah kerja migas periode I-2009 adalah sebagai berikut:

A. Lelang Reguler

1. Blok Tomini Bay I, Teluk Tomini
2. Blok Tomini Bay II, Teluk Tomini
3. Blok Tomini Bay III, Teluk Tomini
4. Blok Tomini Bay IV, Teluk Tomini
5. Blok Tomini Bay V, Teluk Tomini
6. Blok Gorontalo Tomini I, Teluk Tomini
7. Blok Gorontalo Tomini II, Teluk Tomini
8. Blok North Bone, Teluk Bone
9. Blok Kolaka Lasusua, Teluk Bone
10. Blok Kabena, Teluk Bone
11. Blok Jampea , Teluk Bone
12. Blok Buton III, Lepas Pantai Buton
13. Blok Menui Asera, Lepas Pantai Sulawesi Selatan
14. Blok Morowali, Lepas Pantai Sulawesi Selatan
15. Blok Sula I, Lepas Pantai Sula
16. Blok Sula II, Lepas Pantai Sula
17. Blok Bird's Head, Lepas Pantai Papua Barat

B. Penawaran Langsung

1. Blok Kubu Daratan Riau
2. Blok N.E Ogan Komering, Daratan Lampung & Sumatera Selatan
3. Blok Offshore West Java, Lepas Pantai Jawa Barat
4. Blok Blora, Daratan Jawa Tengah & Jawa Timur
5. Blok North Makasar Strait, Selat Makasar
6. Blok East Simenggaris, Lepas Pantai/Daratan Kalimantan Timur
7. Blok Digul, Daratan Papua

Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral memberikan kesempatan bagi perusahaan nasional maupun asing lainnya untuk dapat berpartisipasi dalam penawaran WK di atas.

Setiap perusahaan pun diwajibkan mengikuti semua peraturan dan persyaratan yang tertuang di dalam dokumen lelang (bid document) atau dokumen penawaran langsung (direct proposal document).

Pihaknya menetapkan bahwa pengambilan dokumen lelang atau penawaran langsung ini dimulai pada 15 Juni 2009 dengan batas akhir penyampaian dokumen partisipasi untuk penawaran langsung paling lambat 30 Juli 2009 pukul 14.30 WIB dan untuk lelang reguler batas akhir penyampaian dokumen partisipasi paling lambat 13 Oktober 2009 pukul 14.30 WIB.

Lakers Juara NBA 2009





ORLANDO - Los Angeles Lakers berhasil mewujudkan mimpi untuk menyabet gelar ke-15 mereka. Tim besutan Phil Jackson tersebut menjadi juara NBA 2009 usai menumbangkan Orlando Magic 99-86 di Amway Arena, Senin (15/6/2009) pagi WIB.

Sebenarnya, dalam laga ini Magic sempat memimpin 40-36 di kuarter kedua. Namun, Lakers mampu bangkit dan berbalik unggul 47-40, melalui sumbangan poin dari Derek Fisher, Trevor Ariza dan Kobe Bryant.

Dominasi Lakers di kuarter kedua semakin terlihat. Aksi gemilang yang diperlihatkan Lamar Odom dan Pau Gasol membuat Lakers semakin memperlebar keunggulan 56-46 memasuki kuarter ketiga.

Magic berusaha bangkit pada kuarter ketiga dan keempat. Center andalan Dwight Howard yang mengalami foul trouble pada kuarter keempat, membuat Stan van Gundy berusaha memanfaatkan kecekatan guard mereka dalam lemparan tiga angka.

Namun, Lakers kembali berhasil memperlebar keunggulan melalui dua lemparan bebas lemparan bebas Ariza, 96-84, ketika pertandingan tersisa 1,12 detik lagi. Lakers akhirnya menjadi juara NBA 2009 memenangi pertandingan ini 99-86.

Bryant kembali menjadi penyumbang angka terbesar buat Lakers dengan mengemas 30 poin, enam rebounds dan lima assists. Dia adalah MVP Final NBA 2009. Disusul Odom dengan 17 poin dan 10 rebounds, Ariza 15 poin serta Pau Gasol 14 dan 15 rebounds.

Sementara itu, Lewis menjadi top skorer buat Magic dengan mengemas 18 poin. Hedo Turkoglu, Courtney Lee dan Alston menambahnya dengan masing-masing mencatat 12 poin

Rossi Jajal Mesin Baru








CATALUNYA - Setelah berhasil meraih kemenangan dramatis pada MotoGP Catalunya, Valentino Rossi langsung mencoba mesin terbaru yang dikeluarkan Fiat Yamaha. Hasilnya, Rossi kembali berhasil mengalahkan Jorge Lorenzo.

Ya, dalam ujicoba kali ini, The Doctor memang fokus dalam pegujian elektronik, ban dan mesin baru yang akan digunakan pada motor YZR-M1. Langkah itu mengantisipasi perubahan peraturan yang akan mulai berlaku pada pertengahan musim nanti.

Perubahan itu adalah, setiap MotoGP membatasi penggunaan mesin pada setiap hingga akhir musim nanti. Jika melanggar peraturan itu, maka setiap pembalap akan mendapatkan hukuman penalti sebanyak lima kali.

Dengan kedudukan seimbang yang dialami Rossi, Lorenzo dan Casey Stoner, di mana ketiga pembalap telah mengumpulkan 106 poin, terkena penalti tentu bukan hal yang mereka inginkan.

Hasil ujicoba yang dilakukan Rossi cukup baik. Juara bertahan MotoGP itu hanya kalah 0,204 detik dari pembalap Repsol Honda Andrea Dovizioso, namun unggul 0,012 dari Lorenzo.

"Ujicoba ini sungguh sulit setelah balapan kemarin, tapi kami berhasil melewatinya dengan baik dan kami menemukan beberapa hal baru," papar Rossi selepas melakukan ujicoba dikutip Crash, Selasa (16/6/2009).

"Kami fokus mengerjakan perangkat elektronik supaya bisa mendapatkan tenaga lebih dahsyat dan kami juga mengecek mesin versi berbeda buat pertengahan musim nanti. Kami juga menguji ban baru dari Bridgestone," lanjut pembalap asal Italia itu.

"Kami mendapatkan masukan yang bagus dan berharap hari ini bisa merasakan kinerja motor M1 yang lebih baik dari pada pekan kemarin. Hasilnya, saya berhasil membuat waktu yang bagus jadi saya senang," tandasnya.

Robot Bandung Raih Medali Emas di AS

NEW YORK - Robot DU-114 buatan mahasiswa Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung berhasil meraih medali emas dalam kompetisi robot internasional di San Francisco, Amerika Serikat (AS), Minggu (14/6).

Medali emas langsung dikalungkan oleh salah satu panitia International Robo Gameskepada pembuat DU-114, Rudy Hartono, yang merupakan mahasiswa Unikom. Konsul Pensosbud Konsulat Jenderal RI (KJRI) di San Francisco Andi Rahadian menjelaskan, DU-114 tampil sebagai pemenang di ajang tersebut untuk kategori robot pemadam api (open fire fighting autonomous robot).

"Untuk kategori ini, ada 11 tim dari berbagai negara yang mengikuti pertandingan. Robot DU-114 menjadi yang tercepat dalam memadamkan api," katanya.

Selain DU-114, Indonesia juga menyertakan satu robot lainnya untuk bertanding di kategori yang sama, Next 116. International Robo Games berlangsung pada 12?14 Juni dan diikuti oleh tim dari 20 negara yang bertanding di berbagai kategori.

Tim robot Indonesia dari Unikom Bandung yang dipimpin Pembantu Rektor III Dr Aelina Surya akan kembali ke Indonesia pada hari ini. Selama berada di San Francisco, tim robot Unikom sempat mengunjungi laboratorium robotika di UC Berkeley dalam rangka merintis kerja sama antara Unikom dan University of California di Berkeley.

Menurut Andi Rahadian, saat bertandang ke UC Berkeley, mereka diterima oleh George Anwar, warga negara Indonesia yang menjabat sebagai Kepala Divisi Robotika UC-Berkeley.

Motor Bisa Lewat Jembatan Suramadu Saat Cuaca Baik









BANGKALAN - Menteri Perhubungan (Menhub) Republik Indonesia, Jusman Syafii Jamal, memastikan bahwa kendaraan jenis sepeda motor (roda dua), bisa melintas di Jembatan Suramadu. Itupun masih dengan adanya catatan, bila kondisi cuaca di sekitar jembatan Suramadu dalam keadaan normal.

Adanya kepastian tersebut, diungkapkan oleh Jusman, saat melakukan kunjungan kerja (kunker) di Jembatan Suramadu, sisi Pulau Madura, tepatnya Kabupaten Bangkalan, kemarin.

"Bisa dipastikan untuk kendaraan roda dua (sepeda motor), bisa melewati Suramadu ini. Kan kasihan masyarakat kalau roda dua tidak bisa melintas di sini (Suramadu)," terang Jusman, kepada beberapa wartawan, Rabu (21/5/2009).

Jusman menjelaskan, kendaraan roda dua bisa melintas di Jembatan Suramadu, bila kondisi angin berlangsung normal. Sebaliknya, bila kondisi cuaca di sekitarnya sedang buruk, maka akan diberlakukan sistem penutupan sementara. Hal itu terjadi apabila kecepatan angin mencapai 40 knot lebih.

Langkah penutupan sementara, akan dilakukan karena bila tetap dibuka, pihaknya merasa khawatir membahayakan pengguna jalan atau pengendara roda dua. Kendaraan sendiri bila dipaksakan melintas dengan kondisi cuaca buruk, akan menyebabkan oleng dan hilang keseimbangan.

"Nantinya, kecepatan kendaraan roda dua yang melintas di sini (Suramadu), maksimal hanya 40 km per jam," ungkap Jusman.

Menteri dengan kepala plontos ini menambahkan, mega proyek jembatan Suramadu sendiri akan diresmikan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, yakni 10 Juni 2009 akan datang. Berdasar jadwal protokoler, jembatan kebanggaan warga Madura ini akan diresmikan langsung oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Sementara itu, di sela-sela kunjungan yang cukup singkat. Jusman juga menyempatkan diri melihat secara langsung proses pengerjaan proyek, termasuk menanyakan sejauh mana pengerjaan berlangsung. Bahkan, Jusman juga sempat mencoba untuk menaiki sepeda motor beserta rombongan di atas jembatan Suramadu.

Terpisah, Bupati Bangkalan, RKH Fuad Amin yang mendampingi rombongan mengatakan, pihaknya sudah siap menggelar peresmian jembatan Suramadu sesuai dengan jadwal. Hanya saja, masih ada beberapa kendala untuk mematangkan acara tersebut, di antaranya terkait masalah anggaran dana.

Ia menjelaskan, untuk lokasi peresmian jembatan Suramadu sendiri, berdasarkan rencana akan diletakkan di kaki jembatan Suramadu sisi Pulau Madura, tepatnya Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.

"Nanti masih akan kami koordinasikan dengan seluruh jajaran, dan yang pasti kami siap untuk menggelar acara peresmian," tegasnya.

Inter Milan 2008/2009 Versus AC Milan 2003/2004. Siapa Lebih Unggul?

AC Milan terakhir kali meraih Scudetto pada musim 2003/2004. Inter Milan, rekan sekotanya, mendominasi empat musim terakhir. Namun jika sejenak membandingkan AC Milan musim 2003/2004 dengan Nerazzurri yang baru saja meraih Scudetto keempat berturutan, siapa yang lebih unggul?

Bukan sesuatu yang mudah. Situasi Serie A empat enam tahun lalu dengan saat ini relatif berbeda. Pada musim 2003/2004, peserta kompetisi Serie A adalah 18 tim. Sejak musim 2004/2005, anggota Serie A menjadi 20 tim.

Milan pada musim 2003/2004 memainkan 34 pertandingan. Sedangkan Inter Milan menjalani 34 pertandingan.

Ketika terakhir kali meraih Scudetto, Milan mengakhiri musim dengan koleksi 82 angka; memenangkan 25 pertandingan, tujuh kali ditahan imbang, dan dua kali kalah. I Rossoneri dikalahkan Udinese 2-1 di San Siro, dan pulang dari kandang Reggina dengan kekalahan 2-1.

Mereka memproduksi 65 gol, dengan 24 di antaranya dibuat Andriy Shevchenko, atau rata-rata 1,8 gol per pertandingan. Milan kebobolan 24 sepanjang musim itu, atau rata-rata 0,7 gol per pertandingan.

Saat itu Inter Milan berada di peringkat keempat, dengan selisih 23 angka. Bahkan Milan nyaris mendominasi, karena AS Roma mengakhiri musim di peringkat kedua dengan selisih sebelas angka.

Inter memenangkan empat seri terakhir dengan memainkan 38 pertandingan. Pada musim 2005/2006, Inter susah payah mengatasi perlawanan AS Roma sampai laga terakhir. Namun musim berikutnya, 2006/2007, Nerazzurri mendominasi satu kekalahan sepanjang musim dan koleksi 97 angka.

Musim 2007/2008, Inter kembali harus bersaing dengan AS Roma sampai laga terakhir. Produktivitas gol Nerazzurri saat itu juga menurun, dan mengakhiri musim dengan tiga angka di atas Roma.

Di bawah Jose Mourinho, Inter kembali mendominasi Serie A musim 2008/2009. Inter menutup musim dengan keunggulan sepuluh angka Juventus dan Milan.

Sepanjang musim 2008/2009, Inter mengemas 25 kemenangan, sembilan seri, dan empat kali kalah, mencetak 70 gol atau rata-rata 1,8 gol per pertandingan, dan Kebobolan 32, atau rata-rata 0,8 gol per pertandingan.

Data statistik di atas memperlihatkan skuad Milan musim 2003/2004 sedikit lebih unggul dibanding pasukan Jose Mourinho yang baru saja memenangkan gelar. Kini bayangkan jika skuad Milan enam tahun lalu bertemu Nerazzurri saat ini.

Tapi sebelumnya kita harus lebih dulu melihat sumber daya Milan saat itu, dan membandingkannya dengan skuad Inter saat ini.

I Rossoneri musim 2003/2004 diperkuat pemain yang sedang dalam form terbaiknya. Ricardo Kaka yang baru berusia 22 tahun sedang memoles dirinya sebagai playmaker. Andri Shevchenko memasuki kemarangannya, demikian pula dengan Filippo Inzaghi, Clarence Seedorf.

Meski dua kali kalah, mereka tampil konsisten sepanjang musim dengan tidak pernah kebobolan lebih dari dua gol.

Dibanding dua musim sebelumnya, Inter memperlihatkan kecederungan terus menurun. Jika pada musim 2006/2007 mereka hanya kalah sekali, mencetak 80 gol, dan mengakhiri musim dengan 97 angka, musim berikutnya mengalami tiga kekalahan dan mengakhiri musim dengan 85 angka. Musim 2008/2009, Inter mengemas 84 angka, dan menelan empat kekalahan.

Inter sempat kehilangan konsistensinya ketika dikalahkan Atalanta 3-1. Sepanjang musim, Inter relatif bertumpu pada satu orang; Zlatan Ibrahimovic. Mario Balotelli baru diberi kepercayaan di paruh kedua. Sedangkan Hernan Crespo lebih banyak duduk di bangku cadangan, dan Julio Cruz cedera.

Di atas kertas, skuad Milan musim 2003/2004 sedikit lebih baik dibanding Inter saat ini. Namun jika keduanya bertemu saat ini, Milan akan menang dengan susah payah.